Midea Bersama Keppel Kembangkan Solusi Sistem Pendingin Modular Berbasiskan AI di Asia

Bagikan

midea

Midea Building Technologies (MBT), unit bisnis Midea Group, bersama Divisi Infrastruktur Keppel Ltd., resmi menjalin kemitraan strategis untuk mengembangkan solusi pendingin hemat energi berbasiskan AI di Asia. Peresmian kerja sama ini disaksikan oleh Cindy Lim sebagai CEO, Divisi Infrastruktur, Keppel, dan Peter Guan sebagai Vice President Midea Group, yang juga menjabat President MBT.

Kontrak kerja sama noneksklusif ini menyatukan keunggulan MBT dalam manufaktur sistem pemanas, ventilasi, dan pendingin udara (HVAC), serta sistem bangunan pintar (smart building), dengan kekuatan Keppel dalam model bisnis Cooling-as-a-Service (CaaS) dan optimalisasi digital. Kedua pihak secara bersama akan mengembangkan sistem pendingin modular yang terstandarisasi. Implementasi sistem ini pada proyek-proyek tertentu akan diatur melalui perjanjian terpisah antara keduanya.

Solusi pendingin modular ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas tinggi dengan kebutuhan belanja modal (capex) yang lebih ringan. Sistem ini dapat diterapkan dan dikembangkan di berbagai sektor, sekaligus meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi kompleksitas instalasi di lapangan.

Melalui pendekatan modular dan siap pakai (pre-engineered), Keppel dapat melakukan prefabrikasi modul pendingin yang kemudian dirakit langsung di lokasi proyek. Sistem ini akan terintegrasi dengan Operations Nerve Centre (ONC) milik Keppel, yakni pusat kendali canggih berbasiskan platform digital Infrastructure Intelligence (II) yang dikembangkan secara mandiri. Platform tersebut memanfaatkan teknologi AI dan machine learning untuk pemantauan langsung (real-time), serta analisis performa lanjutan sehingga modul pendingin dapat dikelola dari jarak jauh selama 24 jam.

Ketika dikombinasikan dengan peralatan pintar MBT, sensor IoT, dan sistem manajemen bangunan cerdas, solusi pendingin berbasiskan AI ini mampu meningkatkan keandalan operasional, efisiensi energi, serta menurunkan emisi karbon sepanjang siklus pemakaian.

Sebagai bagian dari kerja sama ini, kedua perusahaan juga akan membentuk Centre of Excellence berbasiskan AI sebagai platform kolaborasi yang mendukung proses teknik, standardisasi, optimalisasi, dan replikasi solusi tersebut di berbagai proyek potensial. Sektor yang menjadi target meliputi pusat data, manufaktur mutakhir, kawasan industri, fasilitas kesehatan, kampus pendidikan, pusat layanan penerbangan, proyek pengembangan terpadu, hingga proyek retrofit.

midea

Teknologi Midea dan Platform Keppel 

Peter Guan, Vice President Midea Group, yang juga menjabat President MBT, mengatakan, “Kemitraan ini membuka seluruh potensi penerapan AI industri untuk sistem pendingin. MBT menawarkan kemampuan manufaktur yang skalabel, teknologi cerdas pada level perangkat, serta arsitektur modular yang telah teruji dan dapat direplikasi dengan cepat di berbagai kota dan sektor. Didukung platform operasional Keppel, kami bergerak dari proyek satuan menuju solusi yang terstandardisasi dan mudah direplikasi. Dengan demikian, sistem pendingin berkelanjutan menjadi lebih mudah diakses dan terjangkau dalam skala besar.”

Sementara itu, Tiong Keng, Executive Director Energy-as-a-Service Keppel, menilai, “Kolaborasi ini semakin memperkuat kemampuan kami dalam mengembangkan dan menerapkan solusi pendingin generasi baru di Asia. Berkat perpaduan Operations Nerve Centre dan keunggulan operasional Keppel dengan kemampuan rekayasa serta manufaktur Midea, kami mempercepat tingkat pemanfaatan infrastruktur cerdas berbasiskan AI di berbagai sektor. Kami juga ingin melanjutkan kolaborasi yang telah berjalan, termasuk proyek sistem pendingin terpusat HDB Tengah di Singapura.”

baca juga: Ubah Sistem Kelola HVAC Gedung Jadi Hijau, Bisa Tanpa Modal Awal

Untuk diketahui, Midea Group Co., Ltd. adalah perusahaan teknologi global, dengan bisnis yang mencakup pengembangan rumah pintar, teknologi industri, teknologi bangunan, robotika dan otomatisasi, dan energi baru, juga layanan kesehatan, serta logistik pintar. Didukung 65 fasilitas produksi dan tersebar di lebih dari 200 negara dan wilayah, pada 2025, Midea berhasil membukukan pendapatan lebih dari AS$ 64,3 miliar. Hingga kini Midea memiliki 41 pusat inovasi global dan lebih dari 90.000 paten terdaftar.

Adapun Keppel Ltd. merupakan manajer aset dan operator global yang berfokus pada solusi berkelanjutan di bidang infrastruktur, real estat, dan konektivitas. Berkantor pusat di Singapura, Keppel sudah beroperasi di lebih dari 20 negara dan menyediakan infrastruktur penting untuk energi terbarukan, energi bersih, dekarbonisasi, pembaruan kota berkelanjutan, serta konektivitas digital.

 

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *