
Perusahaan desain multinasional Andreu World, kembali menggelar International Design Contest. Penyelenggaraan ke-24 ini dinilai khusus karena juga bersamaan dengan peringatan usia perusahaan asal Valencia, Italia tersebut yang ke 70 tahun, dengan slogan “Manufacturing a Better World.”
Pemenang pertama adalah Slip Chair (Prancis) karya Aglaé Poisson. Para juri menyoroti desainnya yang tampak ringan, segar, dan berkarakter minimalis, sekaligus fleksibilitas warna dan penggantian komponennya, sehingga memperkuat siklus sirkular. Alas duduknya berbahan biomaterial, dibungkus dengan kain katun yang dijalin dengan teknik tradisional, yang mengangkat kembali metode tradisional dengan struktur tenun yang menggantikan cara jahitan, menawarkan pendekatan inovatif terhadap manufaktur kontemporer.
Tempat kedua diberikan kepada Lou Chair & Table (Spanyol) karya Gerard Arbués. Sepasang kursi dan meja yang didesain minimalis ini mendorong duduk dengan postur tubuh lebih alami, bahkan bisa langsung di lantai, karena berkaki sangat rendah. Desainnya mendefinisikan ulang gagasan tentang “kursi”, karena bisa ditumpuk, dan cara penggunaannya pun bisa menciptakan berbagai konfigurasi. Penghargaan ini bak apresiasi pada keseimbangan antara fungsionalitas dan bentuknya yang berkarakter. 
Selain mereka, pada tahun ini penyelenggara juga memberikan tiga penghargaan kehormatan, yakni Reobliq karya Jamison Sweat (AS), Banco 5 Notas karya Aran Anyó (Spanyol) dan One 4 All karya Takuro Yamamoto (Jepang).
Dewan juri tahun 2025 diketuai oleh Anggota Dewan World Design Organization (WDO) Sonia Manchanda dan beranggotakan Pilar Marcos, Anna Devís, Daniel Rueda, dan Erwan Bouroullec. Setiap produk dinilai secara menyeluruh dalam hal desain, inovasi, dan keberlanjutan, dengan penekanan khusus pada tema utama edisi ini: desain sirkular.

Sudah dihelat sejak 2001, kompetisi ini sudah diikuti oleh 35,700 desainer dari 128 negara, menjadikan ini adalah salah satu kompetisi yang paling lama dan paling bergengsi.
Selain penyerahan penghargaan, di saat yang sama juga digelar seminar yang menghadirkan desainer Prancis Erwan Bouroullec dan dimoderatori oleh jurnalis Anatxu Zabalbeascoa. Bouroullec menekankan bahwa furnitur kontemporer harus mampu merespon cara hidup dan mengisi ruang baru. Diskusi tersebut juga memunculkan refleksi penting tentang masa kini dan masa depan desain, termasuk peran mendasar dari desainer perempuan dalam pengembangan modernitas.
baca juga: Kian Ekspansif, Biro Desain CCD Buka Hong Kong Creative Center
Pada edisi spesial ini, Andreu World juga menegaskan kembali komitmennya terhadap inovasi, keberlanjutan, dan budaya desain, serta nilai-nilai perusahaan sepanjang sejarahnya selama 70 tahun. “International Design Contest ini diciptakan dengan tujuan untuk mempromosikan talenta dan perspektif baru yang mampu mengubah lingkungan kita,” demikian disampaikan Andreu World pada rilisnya. Melewati dua dekade, kontes ini terus menjadi titik temu antar generasi, disiplin ilmu, dan perspektif, sebuah laboratorium kreatif tentang masa depan desain di dunia yang membutuhkan solusi yang lebih baik.











