
Setelah sukses dengan Savaya Bali di bukit Uluwatu, Savaya Group, siap membuka beach club baru yang diberi label Zumana. Juga berkolaborasi dengan PT Kharisma Anugrah Jawara Abadi (KAJA Group), club ini mengambil lokasi di tepi pantai terbaru yang berada di kawasan ikonik Pantai Kuta, Bali.
Sebagai eksplorasi imersif terhadap masyarakat modern, Zumana menjadi ruang untuk menelusuri, mengangkat, dan merayakan identitas manusia, ritual, serta ekspresi diri. Dengan pemandangan matahari terbenam khas Bali, pengalaman ini terwujud melalui musik, arsitektur, dan momen kebersamaan sehingga mengaburkan batas antara audiens dan partisipan.
Terletak di salah satu pesisir yang paling bersejarah di Bali, Zumana menghadirkan kembali pesona Kuta sebagai destinasi kontemporer. Pun menawarkan perspektif baru untuk kawasan pantai yang pernah meningkatkan daya tarik Pulau Dewata di pasar global, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai destinasi global terdepan untuk gaya hidup, budaya, dan perhotelan.
Untuk diketahui Savaya Group dan KAJA Group adalah perusahaan perhotelan yang mengembangkan dan mengelola sejumlah destinasi restoran, hiburan malam, kebugaran, dan gaya hidup. Portofolionya tersebar di kawasan Asia Pasifik dan Timur Tengah, termasuk yang ada di Bali, yakni Savaya Bali, Desa Kitsuné, dan Ina Ré di Canggu, Bali.
Adapun KAJA Group juga pengembang proyek pariwisata dan gaya hidup yang berdiri pada 2016. Grup ini juga yang mengembangkan sejumlah restoran dan club premium, seperti Savaya Bali, Café Kitsune di Canggu, serta restoran Chāo Cháo di Alila Hotel SCBD, Jakarta.
baca juga: Bali Jadi Destinasi Wisata Pilihan Nomor 1 Tahun 2026 Versi Tripadvisor
Padukan Club dan Restoran
Dirancang oleh firma desain ternama di dunia Rockwell Group—yang juga mendesain Savaya Bali, W New York, Marina Bay Sands Casino Singapura, UEA dan Shebara Resort di Laut Merah—club ini dibangun di lahan selapang 3.250 m2. Menyatukan club bersuasana siang hingga malam hari di tepi pantai dan restoran, Zumana berkapasitas 200 kursi. Dengan konsep tersebut, para tamu dengan mudah berganti suasana, dari siang hari yang cerah menuju pengalaman bersantap dan hiburan malam yang lebih eksklusif setelah matahari terbenam.

“Melanjutkan kesuksesan Savaya di pasar global, proyek ini menegaskan komitmen jangka panjang kami terhadap Bali sebagai destinasi yang memiliki identitas kuat dan relevansi global. Kami mengembangkan konsep yang lahir dari Bali, bergaung secara internasional, dan berkontribusi meningkatkan daya tarik pulau ini. Kami ingin menciptakan pengalaman yang berkesan bagi para tamu, bahkan setelah mereka meninggalkan Bali,” papar Alex Cordova, CEO, Savaya Group.
Sementara itu, Nadia Tjahyadikarta, Managing Director, KAJA Group, menambahkan, “Sebagai perusahaan yang berbasis di Indonesia, kami terus mengembangkan portofolio proyek dengan memadukan kolaborasi global dan konsep orisinal.” Menurutnya, proyek ini merupakan wujud dari konsep orisinal, sebuah destinasi yang dirancang dari awal untuk menampilkan sudut pandang yang khas. “Bersama Savaya Group, kami bangga menghadirkan beach club sebagai destinasi tepi pantai yang menjadi standar baru bagi Indonesia dan Asia Tenggara,” tandas Nadia.
Zumana disiapkan untuk beroperasi tahun ini.












