
Pertumbuhan bisnis online turut mengubah kebutuhan terhadap properti industri. Jika sebelumnya gudang lebih banyak dipandang sebagai tempat penyimpanan barang, kini fasilitas pergudangan dituntut mampu mendukung rangkaian proses logistik, mulai dari pengelolaan inventori hingga distribusi ke konsumen.
Tren tersebut tercermin dari MMP Cibitung Blok H Warehouse di kawasan industri MM2100, Cibitung, Bekasi. Fasilitas yang dikembangkan Astra Property melalui PT Mega Manunggal Property Tbk (MMP) ini telah selesai dibangun pada September 2026 dan langsung mencatatkan okupansi 100%.
Seluruh area sewa Blok H Warehouse yang mencapai 17.982 m² telah digunakan tenant dari sektor online retail. Tingkat okupansi tersebut menunjukkan kebutuhan pelaku bisnis online terhadap fasilitas pergudangan yang mampu menunjang aktivitas penyimpanan sekaligus distribusi barang.
Bagi bisnis yang mengandalkan penjualan secara online, keberadaan gudang tidak hanya berkaitan dengan kapasitas penyimpanan. Lokasi, area transportasi, kapasitas lantai, hingga fleksibilitas ruang menjadi bagian dari kebutuhan operasional untuk menjaga pergerakan barang tetap efisien.
Gudang Tak Lagi Sekadar Tempat Menyimpan Barang

Perkembangan perdagangan berbasis online membuat rantai pasok semakin terhubung dengan kebutuhan konsumen. Barang harus dapat disimpan, dikelola, diproses, dan didistribusikan dalam waktu yang efisien. Kondisi ini turut mendorong kebutuhan terhadap fasilitas pergudangan dengan spesifikasi yang dapat menunjang aktivitas logistik modern.
MMP Cibitung Blok H Warehouse hadir dengan konsep multi-tenant warehouse sehingga ruang dapat digunakan oleh lebih dari satu pelaku usaha sesuai kebutuhan masing-masing. Fasilitas ini memiliki area sewa 17.982 m² dengan clearance height hingga 12 m, floor loading capacity hingga 3 ton/m², desain I-shape, serta flat floor.
Spesifikasi tersebut memungkinkan pemanfaatan ruang secara lebih fleksibel. Ketinggian bangunan hingga 12 m dapat mendukung penggunaan ruang vertikal, sementara kapasitas lantai hingga 3 ton/m² memberikan dukungan bagi aktivitas penyimpanan barang dalam skala besar.
Dari sisi lokasi, Blok H Warehouse berada di kawasan industri MM2100 dan berjarak sekitar 6 km dari pintu tol Jakarta-Cikampek. Akses tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung mobilitas barang dari dan menuju fasilitas pergudangan.
Presiden Direktur PT Mega Manunggal Property Tbk, Max Sunarcia, mengatakan pengembangan Blok H Warehouse merupakan bagian dari upaya perusahaan menyediakan solusi pergudangan yang mengikuti kebutuhan bisnis yang semakin beragam.
“Fasilitas logistik memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran operasional dan distribusi. Karena itu, kami menghadirkan fasilitas dengan lokasi strategis dan spesifikasi modern yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi tenant dan mitra bisnis,” ujar Max.
Blok H Warehouse sekaligus memperkuat portofolio Astra Property di sektor properti industri. Saat ini, melalui MMP, Astra Property memiliki 16 fasilitas pergudangan yang tersebar di Jabodetabek dan Surabaya dengan total net leasable area lebih dari 600.000 m².
Cibitung juga bukan merupakan lokasi baru bagi MMP. Perusahaan sebelumnya telah memiliki dan mengelola sejumlah fasilitas pergudangan di kawasan tersebut. Pengalaman ini menjadi bagian dari pengembangan portofolio properti industri dan logistik yang terus diperluas.
Setelah Blok H Warehouse, pengembangan fasilitas logistik juga berlanjut ke Cibinong. MMP tengah membangun Cibinong Logistics Hub yang ditargetkan selesai pada 2027.
Fasilitas tersebut dikembangkan di atas lahan sekitar 8,5 hektare dengan total net leasable area sekitar 77.000 m². Cibinong Logistics Hub dirancang dengan kapasitas lantai hingga 3 ton/m² serta akses bagi truk kontainer hingga 40 kaki.
Pengembangan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap properti industri kini tidak hanya berpusat pada keberadaan ruang, tetapi juga pada kemampuan fasilitas dalam mendukung aktivitas logistik secara menyeluruh.
Hingga akhir 2025, aset yang dikelola MMP mencatat tingkat okupansi sebesar 96%. Sementara itu, MMP Cibitung Blok H Warehouse yang langsung mencapai okupansi 100% memperlihatkan adanya permintaan terhadap fasilitas pergudangan modern, terutama dari sektor online retail.
Dengan perkembangan bisnis digital dan pola distribusi yang semakin dinamis, gudang berpotensi menjadi bagian semakin penting dalam ekosistem properti industri. Kehadiran fasilitas seperti Blok H Warehouse dan Cibinong Logistics Hub menjadi salah satu respons terhadap kebutuhan tersebut, sekaligus memperluas pilihan ruang bagi pelaku usaha yang membutuhkan fasilitas penyimpanan dan distribusi modern.











