Jadi Destinasi Gaya Hidup, Ruang Ritel Harus Cermat Kurasi Tenant

Bagikan

ritel

Di tengah kompetisi yang kian ketat, ruang-ruang ritel Jakarta (baca: pusat-pusat belanja, red.) harus mampu menyesuaikan diri dengan tuntunan terkini dari pasar. Berorientasi pada pengalaman kini menjadi fokus pengelolaan (dan penataan) ruang ritel, juga harus mampu menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

Sebab saat ini, pusat perbelanjaan tidak lagi hanya dilihat sebagai sekadar tempat untuk berbelanja, tetapi juga sebagai destinasi gaya hidup. Perubahan tersebut membuat kurasi tenant semakin penting dalam menjaga relevansi tersebut, selain juga untuk memperkuat daya saing, dan meningkatkan daya tarik komersial dalam jangka panjang sebuah pusat perbelanjaan.

Sander Halsema, Head of Retail Services Colliers Indonesia, mengatakan, “Bagi pemilik pusat perbelanjaan, penting untuk membangun tenant mix yang lebih strategis dan sesuai dengan profil pelanggan, pola belanja, preferensi gaya hidup, serta arah atau posisi bisnis mal untuk jangka panjang. Sementara itu, retailer perlu memilih lokasi yang tidak hanya strategis, tetapi juga sesuai dengan target konsumen, memiliki potensi produktivitas yang baik, dan mampu mendukung pertumbuhan permintaan di masa depan.”

Untuk itu pemilik pusat perbelanjaan dan peritel harus memberi perhatian lebih pada beberapa hal, yaitu bahwa pasar ritel Jakarta saat ini memasuki fase baru, dengan daya saing yang semakin ditentukan oleh evolusi aset, relevansi tenant, dan pengalaman pelanggan. Di satu sisi, retailer semakin selektif dalam memilih lokasi ekspansi yang dapat mendukung produktivitas penjualan dan positioning mereknya.

Selain itu, pemilik pusat perbelanjaan juga perlu memfokuskan pada repositioning yang berkelanjutan, bukan sekadar ikut tren, karena itu perlu kurasi tenant yang proaktif, dan konsep berbasis pengalaman. Sebab itu, mereka juga harus mementingkan data yang terstruktur dengan baik dalam mendukung pengembangan bisnisnya, serta penempatan tenant dalam ruang ritelnya, strategi aset jangka panjang.

Profiling Konsumen dan Kinerja Peritel 

Meskipun prospek pemulihan sektor ritel tetap positif, perbaikan masih berlangsung secara bertahap. Berdasarkan temuan dan analisis tim Research Colliers Indonesia, pada kuartal kedua tahun 2026, tingkat hunian ruang ritel kelas atas sebesar 89,4%, sementara kelas menengah bawah setinggi 63,3%. Ruang kosong paling banyak terdapat di wilayah Jakarta Selatan di luar CBD, dengan estimasi sekitar 21%, diikuti oleh wilayah Jakarta Utara sekitar 20%. Hal ini menunjukkan bahwa pemulihan masih belum merata di berbagai lokasi dan kelas pusat perbelanjaan.

Di tengah kondisi tersebut, kurasi tenant menjadi salah satu faktor pembeda yang semakin penting. Pemilik pusat perbelanjaan perlu menghadirkan kombinasi tenant yang seimbang, mulai dari anchor tenant, jenama internasional dan lokal yang sedang berkembang, layanan pendukung, konsep berbasis pengalaman, hingga tenant pendukung yang dapat bekerja sama dalam memperkuat pengalaman pengunjung di dalam pusat perbelanjaan.

ritel

Data dan wawasan konsumen memainkan peran yang semakin penting dalam strategi tenant mix. Guna memahami kebutuhan konsumen dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat, pemilik pusat perbelanjaan dapat menggunakan data seperti data kunjungan pengunjung, profil konsumen, perilaku belanja konsumen dan kinerja penjualan tenant.

baca juga: Peritel FnB Lokal dan Global Makin Meraja di Pusat-Pusat Belanja Jakarta

Kurasi tenant tidak lagi sekadar tentang mengisi ruang yang tersedia. Kurasi tenant kini berperan dalam menciptakan ekosistem ritel yang terhubung, yang mendukung segmen pelanggan yang dituju, memperkuat identitas pusat perbelanjaan, dan memberikan alasan yang jelas bagi pengunjung untuk kembali.

Seiring dengan terus berkembangnya ekspektasi konsumen, pusat perbelanjaan yang mampu menggabungkan aksesibilitas, tenant yang relevan, kenyamanan, pengalaman gaya hidup, dan perencanaan berbasis data akan berada pada posisi yang lebih baik untuk mempertahankan daya saing jangka panjang di pasar ritel Jakarta.

 

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *