
Mencari informasi hunian di era digital tak lagi sebatas melihat iklan properti. Ke depan, masyarakat berpeluang mendapatkan akses yang lebih terintegrasi terhadap informasi, produk, hingga layanan perumahan melalui penguatan ekosistem digital. Hal inilah yang tengah didorong Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) melalui rencana integrasi rumah.go.id dengan solusi digital yang dikembangkan oleh SISI (Sinergi Informatika Semen Indonesia), bagian dari Semen Indonesia Group (SIG).
Rencana tersebut menjadi bagian dari koordinasi lanjutan antara BP Tapera dan SIG untuk memperkuat ekosistem perumahan berbasis digital. Integrasi ini diharapkan dapat membuka akses masyarakat terhadap informasi dan layanan perumahan secara lebih mudah, luas, serta terhubung dalam satu ekosistem.
Bagi masyarakat yang sedang mencari rumah, digitalisasi menjadi salah satu faktor penting. Pasalnya, proses pencarian hunian tidak hanya membutuhkan informasi mengenai unit yang tersedia, tetapi juga berkaitan dengan pembiayaan, pengembang, material bangunan, jasa konstruksi, hingga berbagai layanan pendukung lainnya.
Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, mengatakan BP Tapera memiliki peran dalam ekosistem pembiayaan perumahan. Namun, untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian, diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak.
“BP Tapera memiliki peran dalam ekosistem pembiayaan perumahan. Dan dalam menjalankan perannya, tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem perumahan dan mendukung masyarakat memperoleh akses terhadap hunian,” ungkap Heru.
Menurut Heru, ekosistem perumahan melibatkan banyak pihak, mulai dari pemerintah, perbankan, pengembang, masyarakat, penyedia layanan, hingga mitra teknologi. Karena itu, transformasi digital dinilai dapat menjadi salah satu instrumen untuk menghubungkan berbagai pihak tersebut.
“Transformasi digital menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem perumahan agar berbagai layanan dan informasi dapat semakin mudah diakses serta terhubung,” tambahnya.
Rumah.go.id Berpeluang Jadi Gerbang Informasi Hunian Terintegrasi

Salah satu konsep yang tengah dieksplorasi dalam kerja sama BP Tapera dan SISI adalah Embedded Catalog atau katalog yang disematkan. Melalui konsep ini, katalog properti dapat ditampilkan secara terintegrasi di dalam ekosistem rumah.go.id.
Konsep tersebut berpotensi membuat platform digital perumahan tidak hanya berfungsi sebagai sumber informasi, tetapi juga menjadi salah satu kanal yang mempertemukan masyarakat dengan berbagai pilihan produk dan layanan hunian. P
engembangan integrasi dapat didukung dengan teknologi API (Application Programming Interface) dan SDK (Software Development Kit). Ke depan, konsep tersebut juga berpeluang dikembangkan menuju Mini App Storefront, sehingga layanan dan katalog dapat dihadirkan secara lebih terintegrasi dalam ekosistem digital perumahan.
Direktur Utama SISI, Achmad Tholcah, menjelaskan bahwa SISI memiliki pengalaman dalam mengembangkan solusi digital yang dapat terhubung dengan sistem maupun proses bisnis yang sudah berjalan di suatu organisasi.
“SISI mengembangkan solusi digital yang dapat terintegrasi dengan sistem dan proses bisnis yang telah dimiliki suatu organisasi. Pengembangan aplikasi tidak hanya ditujukan untuk berjalan sendiri, tetapi juga untuk mendukung integrasi dengan ekosistem yang sudah ada,” ungkap Achmad.
Pengalaman SISI salah satunya terlihat melalui pengembangan platform Sobat Bangun. Platform tersebut pada awalnya dikembangkan untuk mempertemukan kontraktor dengan masyarakat yang membutuhkan jasa pembangunan dan renovasi rumah.
Dalam perkembangannya, ekosistem Sobat Bangun kemudian diperluas dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari kontraktor, pengembang, penyedia layanan, penyedia material, hingga konsumen. Platform tersebut juga mencakup kebutuhan terkait jasa konstruksi, pembangunan dan renovasi, pengadaan material, hingga akses terhadap produk serta proyek perumahan.
SISI juga memaparkan pengalaman kerja sama dengan Perumnas dalam menghadirkan unit-unit perumahan melalui platform digital. Baik proyek baru maupun unit yang masih tersedia dari proyek sebelumnya dapat ditawarkan melalui kanal digital.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu gambaran bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk mempertemukan produk dan layanan perumahan dengan masyarakat.
Bagi konsumen, kehadiran ekosistem digital yang lebih terintegrasi dapat memberikan pengalaman pencarian hunian yang lebih praktis. Informasi mengenai properti, layanan pendukung, hingga peluang pembiayaan dapat dikembangkan agar saling terhubung, sehingga masyarakat tidak perlu mengakses berbagai kanal secara terpisah.
Meski demikian, integrasi rumah.go.id dan SISI masih berada dalam tahap pembahasan dan eksplorasi. Pengembangan kerja sama akan dilakukan secara bertahap, mulai dari penyusunan desain, pembahasan kemungkinan Perjanjian Kerja Sama (PKS), pengembangan katalog, integrasi sistem, User Acceptance Test (UAT), hingga implementasi layanan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya BP Tapera dalam mendorong ekosistem perumahan yang semakin terkoneksi. Dengan dukungan teknologi dan kolaborasi lintas sektor, transformasi digital diharapkan tidak hanya mempercepat penyampaian informasi, tetapi juga membuat akses masyarakat terhadap berbagai pilihan hunian dan layanan perumahan menjadi semakin mudah.












