Botanic Villa, Hunian untuk Kalangan Super High End Terbaru di NavaPark, BSD City

Bagikan

super

NavaPark baru saja melansir hunian terbarunya yang dirancang berkonsep vila modern menyasar kalangan super high-end, dengan label Botanic Villa at NavaPark. Dikembangkan di lahan seluas 1,7 ha, hunian  ini dibanderol mulai dari Rp 55 miliar, dan tertinggi hingga Rp89 miliar.

Diluncurkannya cluster baru ini, setelah melihat larisnya rumah-rumah di cluster pendahulunya, seperti Lyndon dan Layton dengan harga berkisar Rp17–32 miliar per unit. Dinilai memiliki nilai investasi tinggi dan punya daya tarik yang tinggi, clusters tersebut terjual habis dalam waktu singkat.

Pasar yang dibidik oleh proyek hasil kolaborasi Sinar Mas Land dan Hongkong Land tersebut memang sangat segmented. Jumlah mereka yang bisa membeli, sangat mungkin adalah dari kalangan ultrahigh net worth (UNW), yang jumlahnya di tahun diperkirakan “hanya” 2.000 jiwa. Tetapi menurut the Wealth Report Segment Wealth Sizing Model 2024 yang diterbitkan Knight Frank Global, pertumbuhan warga super kaya di Indonesia, termasuk tertinggi di Asia. Karena itu, duo pengembangnya yakin, cluster baru ini juga akan diburu pasar tersebut.

Deputy Group CEO Strategic Development and Assets Sinar Mas Land, Herry Hendarta, mengatakan, “Kami sangat optimistis bahwa Botanic Villa akan mendapatkan sambutan positif dari masyarakat, khususnya segmen super high end. Antusiasme ini bahkan sudah terlihat sejak tahap pre-launch di akhir September, di mana sebanyak 40% dari total 14 unit, telah terserap pasar.”

Simbol Status Super High-End

Herry menambahkan, setiap rumah dibangun untuk memberikan pengalaman tinggal layaknya berlibur di resor pribadi dengan ruang terbuka yang lapang, pemandangan hijau yang menyegarkan, serta tata ruang yang menyatu dengan alam. “Lebih dari sekadar tempat tinggal, Botanic Villa menghadirkan kemewahan, kenyamanan, sekaligus menjadi simbol dan status pencapaian tertinggi dalam kehidupan pemiliknya,” tuturnya.

Rumah-rumahnya berupa bangunan tiga lantai seluas 744 m2 dengan luas tanah mulai 726 m2 sampai dengan 1.024 m2. Setiap unit villa memiliki inner courtyard yang menyatu dengan arrival pavillion, dan merangkum lima kamar tidur ensuite dengan private balcony. Lalu lift two-sided door, serta living – dining area yang sangat luas dan menghadap langsung ke Botanic Park.

Botanic Park adalah area hijau di tengah NavaPark, seluas kurang lebih 10 ha dan ditanami 1.200 pohon. Dirancang dengan konsep wellness living, menjadi area untuk beraktivitas bagi komunitas penghuni, sekaligus berfungsi sebagai paru-paru kawasan.

baca juga: Demi Layani Konsumen 24 Jam, Sinar Mas Land Luncurkan Contact Center Terpadu

super

Desain Modern & Ramah Lingkungan

Botanic Villa didesain oleh firma arsitektur asal Singapura, Park + Associates, yang telah memenangi penghargaan di ajang World Architecture Festival (WAF). Setiap rumah dirancang dalam gaya modern dan elegan, memadukan estetika arsitektur kelas dunia dengan tata ruang yang menyatu dengan alam.

Hunian ini juga didesain dengan mengedepankan aspek keberlanjutan. Selain keberadaan inner courtyard guna memaksimalkan pencahayaan alami dan sirkulasi udara (cross ventilation), juga membantu mengurangi ketergantungan pada lampu dan pendingin udara. Selain itu juga juga menggunakan material yang ramah lingkungan, termasuk kelengkapan penunjangnya, seperti solar panel dan low e-glass untuk efisiensi energi.

Karena itu, NavaPark menyebutnya sebagai properti bernilai “The Art of Scarcity”. Pengembangan cluster baru ini menegaskan posisinya sebagai kawasan hunian eksklusif di BSD City, bahkan di Jabodetabek. Kehadirannya, diyakini semakin memperkuat daya tarik NavaPark sebagai kawasan mixed-use residential development premium seluas 77 hektare di BSD City, sebagai the fastest growing mega township di Indonesia.

Lokasi Botanic Villa terletak dekat dengan berbagai fasilitas berstandar internasional, termasuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB SEZ. Pencapaiannya bisa menggunakan Gerbang Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) Seksi 1A dan 1B, jalan tol Jakarta – Serpong yang terintegrasi dengan Toll JORR 1, Tol JORR 2 (Bandara Soekarno Hatta – Kunciran – Serpong – Cinere – Cimanggis – Cibitung – Cilincing), Tol Japek dan Tol Jagorawi.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *