Jaringan Listrik Makin Cerdas, Schneider Electric Bawa Teknologi SF₆-Free ke Enlit Asia 2026

Bagikan

Schneider Electric
Schneider Electric Hadir di Enlit Asia 2026, Tampilkan Teknologi Masa Depan Sistem Kelistrikan.

Perkembangan kebutuhan energi dan meningkatnya pemanfaatan energi bersih mendorong perubahan pada infrastruktur kelistrikan. Jaringan listrik dituntut tidak hanya mampu menyalurkan energi, tetapi juga semakin andal, fleksibel, efisien, dan mampu beradaptasi dengan sumber energi yang semakin beragam.

Kondisi tersebut turut mendorong perkembangan teknologi jaringan listrik yang mengintegrasikan elektrifikasi, digitalisasi, hingga kecerdasan buatan (AI). Melihat kebutuhan tersebut, Schneider Electric akan menghadirkan berbagai teknologi dan solusi kelistrikan dalam ajang Enlit Asia 2026 yang berlangsung pada 22-24 September 2026 di ICE BSD City, Tangerang.

Mengusung tema “Powering the Intelligent Grid“, Schneider Electric akan memperlihatkan bagaimana teknologi digital dan elektrifikasi dapat mendukung modernisasi sistem kelistrikan, mulai dari pembangkitan, transmisi, hingga distribusi.

Pengembangan jaringan listrik juga menjadi semakin penting seiring dengan rencana pemerintah dalam memperluas kapasitas sistem ketenagalistrikan nasional. Berdasarkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025-2034, pemerintah menargetkan tambahan kapasitas pembangkit sebesar 69,5 GW.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 42,6 GW berasal dari energi baru terbarukan (EBT) dan 10,3 GW berupa sistem penyimpangan energi. Selain itu, terdapat rencana pembangunan hampir 48.000 km sirkuit jaringan transmisi.

Target tersebut menunjukkan kebutuhan terhadap sistem kelistrikan yang mampu mengintegrasikan berbagai sumber energi sekaligus menjaga keandalan dan efisiensi operasional. Teknologi jaringan listrik yang lebih cerdas pun menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung perkembangan tersebut.

Schneider Electric Hadirkan Teknologi SF₆-Free untuk Infrastruktur Kelistrikan

Salah satu teknologi yang akan menjadi sorotan di booth Schneider Elctric adalah switchgear tegangan menengah bebas sulfur heksafluorida atau SF₆. Teknologi ini diperkenalkan melalui SM AirSeT dan RM AirSeT yang menggunakan udara sebagai media isolasi serta teknologi vakum untuk proses pemutusan arus.

Selama ini, SF₆- banyak digunakan sebagai gas isolasi pada peralatan listrik karena memiliki karakteristik teknis yang mendukung kebutuhan sistem kelistrikan. Namun, gas tersebut memiliki potensi pemanasan global sekitar 24.300 kali lebih besar dibandingkan karbon dioksida (CO₂) dan dapat bertahan di atmosfer selama lebih dari 3.000 tahun.

Melalui teknologi SF₆ tersebut, Schneider Electric menghadirkan alternatif untuk mendukung pengembangan infrastruktur distribusi listrik yang lebih berkelanjutan. Teknologi tersebut tetap dirancang untuk menjaga keandalan operasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan SF₆.

Selain teknologi switchgear, Schneider Electric juga akan menampilkan solusi untuk berbagai tahapan sistem kelistrikan. Pada sektor pembangkitan, solusi yang ditampilkan diarahkan untuk mendukung sistem energi yang lebih efisien, berkelanjutan, dan tangguh.

Sementara itu, pada sektor transmisi, teknologi digital ditujukan untuk membantu meningkatkan keandalan, ketahanan, serta efisiensi operasional jaringan. Adapun pada sisi distribusi, konsep jaringan cerdas dikembangkan untuk memberikan visibilitas dan fleksibilitas yang lebih baik di sepanjang sistem kelistrikan.

Tidak hhanya menghadirkan demonstrasi teknologi, Schneider Elctric juga menyiapkan sejumlah aktivitas bagi pengunjung selama 3 hari penyelenggaraan Enlit Asia 2026. Pengunjung dapat mengikuti podcast yang membahas masa depan kelistrikan, ketahanan jaringan, serta perkembangan lanskap energi.

Aktivitas interaktif bertema POwer & Grid juga akan tersedia di booth Schneider Electric. Melalui berbagai kegiatan tersebut, pengunjung dapat melihat secara langsung perkembangan teknologi yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan sistem kelistrikan di masa mendatang.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *