
Kian memperkokoh posisinya di kawasan Asia-Pasifik, Airport Dimensions membuka Blue Sky Premier Lounge di Terminal Internasional (T2) Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Pembukaan ini merupakan tonggak utama dalam strategi APAC Airport Dimensions, menyusul kesuksesan peluncuran Blue Sky Premier Lounge di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta. Fasilitas di Jakarta telah menjadi tolak ukur kemitraan antara Airport Dimensions dan Blue Sky Group, yang memadukan relevansi lokal dengan standar perhotelan kelas dunia, untuk melayani pasar perjalanan Indonesia yang dinamis.
Keberhasilan kemitraan ini semakin diperkuat di Bandara Internasional Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan. D sini, lounge premium ini telah meraih lebih dari 3.000 ulasan bintang lima di Google sejak dibuka Agustus lalu. Hal ini menunjukkan kecocokan produk yang kuat dengan pasar, serta pemahaman yang jelas terhadap ekspektasi pelancong yang terus berkembang.
Debut Blue Sky Premier International Lounge di Surabaya merupakan kolaborasi ketiga antara Airport Dimensions dan Blue Sky Group. Dengan luas 462 m2 dan kapasitas hingga 101 tamu, lounge ini merupakan tempat singgah modern yang terinspirasi dari identitas Surabaya sebagai “Kota Pahlawan. Dipadukan dengan elemen modern, dan dilengkapi dengan elemen kayu yang hangat dan lembut sebagai represenasi tradisi Indonesia yang elegan, termasuk pajangan batik sebagai bentuk penghormatan kepada ketangguhan Kota Pahlawan.
Tak sekadar menyajikan beragam kuliner khas lokal dan dipadukan dengan standar internasional, para tamu juga dapat menikmati live-cooking, mulai dari sajian telur, pasta, dan mie, hingga steamboat khas, sebagai simbol semangat kebersamaan bersantap khas Asia. Selain itu juga terdapat menu ikonik lokal, seperti rawon Surabaya yang menawarkan rasa otentik Jawa Timur, bersanding dengan kemantapan Mantau khas Blue Sky, warisan kuliner Tionghoa-Indonesia di kota ini. Pengalaman ini disempurnakan dengan kopi lokal premium dan bar yang dikelola secara profesional, menghadirkan perjalanan layanan yang mewah, dari kedatangan hingga keberangkatan.
Lounge ini dirancang dengan pembagian zona yang cermat untuk mendukung produktivitas maupun relaksasi. Sekaligus menjadi ruang untuk ruang interasi, seperti The Hub dengan berbagai konfigurasi tempat duduk yang dapat digunakan baik untuk wisatawan solo, grup, maupun keluarga. Area tempat duduknya dirancang dengan konsep open space yang langsung terhubung dengan area makanan dan minuman. Dilengkapi dengan area yang lebih tenang yaitu workspace, sehingga tamu dapat fokus bekerja atau momen pribadi, lounge ini menghadirkan nuansa dinamis dan luas, dalam melayani kebutuhan pelancong bisnis maupun wisata dengan sempurna.
baca juga: Blue Sky Group dan Airport Dimensions Buka Lounge di Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta
Lounge Berstandar Internasional
Errol McGlothan, Presiden Airport Dimensions EMEA & APAC, menilai bahwa penerbangan di Asia Tenggara tumbuh pesat, dengan kota-kota sekunder seperti Surabaya memainkan peran yang semakin penting dalam konektivitas internasional. Pertumbuhan itu membawa campuran pelancong yang beragam dari keberangkatan regional pagi hari hingga koneksi jarak jauh, penumpang bisnis, dan keluarga yang memberikan permintaan baru pada pengalaman bandara.
“Melalui kerja kami di seluruh Indonesia dan kawasan Asia-Pasifik, kami telah melihat secara langsung bagaimana ekspektasi berkembang: orang menginginkan ruang untuk beristirahat, makanan berkualitas, area untuk bekerja, dan lingkungan yang mendukung setiap jenis perjalanan. Lounge ini mencerminkan pemahaman tersebut, merespons cara orang bepergian saat ini sambil memberikan standar global yang diharapkan penumpang internasional.”
Sucin Rahayu, Direktur PT Bumi Liputan Angkasa (Blue Sky Group), menambahkan, “Di Blue Sky Group, misi kami adalah selalu menampilkan keramahtamahan Indonesia yang terbaik kepada dunia. Membuka lounge internasional di Surabaya bersama Airport Dimensions adalah momen membanggakan bagi kami, karena memungkinkan kami untuk memadukan kegigihan dan warisan kawasan ini dengan standar layanan kelas dunia.
Pihaknya, menurut Sucin, telah menuangkan keahlian lokal ke dalam setiap detil dari interior yang terinspirasi batik hingga citas rasa tradisional. Termasuk dalam sajian menu, yang menghadirkan sajian lokal khas Jawa Timur dan internasional.
Akses Lounge
Blue Sky Premier Lounge terbuka untuk semua penumpang tanpa memandang maskapai atau kelas tiket, menawarkan pengalaman premium bagi setiap pelancong. Akses tersedia bagi anggota Priority Pass, program pengalaman perjalanan dan lounge bandara terkemuka, serta pemegang kartu LoungeKey.
Penumpang umum (walk-in) juga dapat masuk dengan biaya Rp330.000 per orang, dengan akses tambahan tersedia melalui pemesanan di muka via hotline reservasi atau program kemitraan anggota yang berpartisipasi, tergantung ketersediaan.
Blue Print Blue Sky di Aspak

Keberhasilan debut di Surabaya ini berfungsi sebagai blue print yang kuat bagi strategi regional Airport Dimensions membangun kesuksesan di masa depan. Sebelumnya, perusahaan ini sudah meluncurkan Kyra Lounge di Bandara Internasional Hong Kong yang memenangkan penghargaan sebagai lounge Priority Pass terbaik di Asia Pasifik. Lalu di Vietnam, dengan meningkatkan kualitas layanan Rose Business Lounge di Bandara Internasional Tan Son Nhat di Ho Chi Minh City, bermitra dengan SASCO. Menyusul dengan pengembangan lounge baru di Bandara Internasional Noi Bai di Hanoi.
Seiring Airport Dimensions terus meningkatkan portofolio globalnya, yang mencakup lebih dari 85 pengalaman bandara, tonggak strategis di Indonesia, Hong Kong, dan Vietnam ini memperkuat posisinya sebagai kekuatan dominasi di pasar APAC, dengan pengembangan regional ambisius menyusul lainnya.












