Siap Ekspansi, RISE Tingkatkan Modal Hingga Rp 3 Triliun

Bagikan

modal

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar secara elektronik (8/1), PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) menyetujui peningkatan modal dasar Perseroan menjadi sebesar Rp3 triliun. Modal ini terbagi atas 30 miliar lembar saham dengan nilai nominal Rp100 per saham. Seiring dengan peningkatan modal dasar tersebut, pemegang saham juga menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan guna menyesuaikan struktur permodalan yang baru.

Selain itu, RUPSLB juga menyetujui rencana pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Adapun jumlah saham baru yang diterbitkan dari Saham Bonus Perseroan sebanyak 5.253.600.000 lembar saham, sehingga total saham ditempatkan dan disetor penuh Perseroan menjadi 16.198.600.000 lembar saham.

Adapun rasio pembagian saham yang disetujui sebesar 25:12, di mana setiap dua puluh lima saham lama berhak memperoleh dua belas saham baru. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham RISE di Bursa Efek Indonesia serta memberikan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham.

Direktur Utama RISE, Budi Agusti, menyampaikan, Persetujuan peningkatan modal dasar dan rencana pembagian saham bonus merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi permodalan Perseroan. Peningkatan modal dasar membuka ruang yang lebih luas bagi Perseroan dalam mendukung ekspansi usaha dan pengembangan proyek-proyek ke depan.”

Sebagai pengembang properti dengan fokus pada proyek terpadu dan bernilai tambah tinggi, RISE memiliki sejumlah keunggulan kompetitif, mulai dari bank tanah strategis, rekam jejak pengembangan proyek yang terukur, hingga kemampuan eksekusi yang kuat di segmen residensial, komersial, dan kawasan terpadu.

Modal Ekspansi

Ke depan, Perseroan terus melakukan ekspansi dengan mempersiapkan sejumlah proyek baru seperti Solaris Villa Bali Bites di Bali dan Solaris Villa (Extension) di Malang. Selain itu terus melanjutkan pengembangan proyek berjalan, yang ditujukan untuk menangkap peluang pertumbuhan pasar properti nasional, seiring dengan membaiknya iklim investasi dan kebutuhan hunian serta ruang usaha.

modal
(ki-ka) Go Ie Tiong (Direktur), Sanderawati Joesoef (Komisaris), Hermanto Tanoko (Komisaris Utama), Budi Agusti (Direktur Utama), Go Herliani Prayogo (Direktur)

Dengan landbank strategis yang tersebar di berbagai kota di Indonesia, pengembang yang juga dikenal dengan sebutan Tanrise Properti ini berkomitmen menghadirkan proyek bernilai investasi tinggi melalui inovasi berkelanjutan.

baca juga: Kuartal Pertama Tahun Depan, Tanrise Property Akan Tambah 2 Proyek Vila

Tanrise telah mengembangkan berbagai portofolio, mulai dari rumah tapak, apartemen, perkantoran hingga kawasan industri, seperti KYO Apartemen Surabaya, Taman Dayu, Tritan Point Warehouse, Grand Sunrise, Voza Tower dan Vasa Suite Surabaya. Pengembang ini juga siap mengembangkan Tanrise City Lingkar Timur Sidoarjo, Tanrise City Bandung dan Tanrise Industrial Estate Banjarbaru.

“Dengan fundamental keuangan yang lebih solid dan dukungan pemegang saham, RISE optimistis dapat mengakselerasi pengembangan proyek-proyek bernilai tambah tinggi, sekaligus menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan,” tutup Budi.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *