
Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya bekerja sama dengan Panti Sosial Bina Netra dan Rungu Wicara (PSBNRW) Cahaya Batin mengadakan serangkaian kegiatan pelatihan. Kegitan ini bertujuan untuk mendukung pendidikan inklusif dan memberdayakan penyandang difabel netra dan rungu wicara. Acara ini berlangsung di PSBNRW Cahaya Batin, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur.
PSBNRW Cahaya Batin merupakan Unit Pelaksana Teknis Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta yang fokus pada pelayanan kesejahteraan sosial bagi penyandang difabel netra dan rungu wicara. Kegiatan ini diikuti oleh 60 siswa-siswi dan pengurus panti. Salah satu bentuk pelatihannya adalah tentang bahasa isyarat yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian para peserta.
Mengutip siaran pers PLN UID Jakarta Raya, (5/5), General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyampaikan apresiasinya, “Kami sangat bangga dapat berkontribusi dalam mendukung pendidikan inklusif melalui kegiatan ini. PLN berkomitmen untuk terus mendukung upaya-upaya yang dapat memberdayakan penyandang difabel agar mereka dapat meraih masa depan yang lebih baik.”
Ketua PSBNRW Cahaya Batin, Ucu Rahayu Lesmanawati, mengutarakan rasa terima kasihnya atas kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih kepada PLN atas dukungannya dalam kegiatan ini. Dengan adanya pelatihan dan kegiatan seperti ini, kami berharap dapat memberikan keterampilan baru yang bermanfaat bagi anak-anak di panti,” katanya.
baca juga: Perbanyak EV Charging Station, PLN Gandeng PT Utomo Charge+ Indonesia dan ACME Corporation
Dukung Pendidikan Inklusif
Manager UP3 Kramat Jati, Beny Indra Praja, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial PLN. “Kegiatan ini adalah salah satu bentuk tanggung jawab sosial kami untuk mendukung pendidikan dan kesejahteraan sosial. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan inspirasi bagi semua peserta,” ujarnya.
PLN berkomitmen untuk terus mendukung pendidikan inklusif dan pemberdayaan difabel di Indonesia. Melalui berbagai inisiatif dan program CSR, perusahaan berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan berdaya. Perusahaan milik pemerintah ini percaya bahwa setiap individu, tanpa memandang keterbatasan, memiliki potensi untuk berkontribusi dan meraih masa depan yang cerah. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, perusahaan akan terus berupaya mewujudkan pendidikan yang inklusif dan memberdayakan bagi semua.












