KAI Gelar Kampanye Peduli Lingkungan, Wujud Komitmen Pada Keberlanjutan

Bagikan

lingkungan

Berlangsung di Stasiun Balapan (26/8), PT Kereta Api Indonesia (Persero) – KAI menggelar Kampanye Peduli Lingkungan. Kegiatan ini menjadi salah satu perwujudan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) yang sudah dijalankan secara konsisten perusahaan pelat merah ini. Acara ini juga dalam rangka peringatan Hari Ozon Internasional yang akan jatuh tanggal 6 September mendatang.

Dengan mengusung tema “Balapan Melaju, Budaya Terjaga, Bumi Lestari”, kampanye ini menghadirkan pendekatan interaktif yang melibatkan ribuan pelanggan kereta api, serta 40 pelajar Yayasan Tarakanita, dan 30 anggota komunitas pecinta kereta api. Berbagai kegiatan juga digelar, mulai dari hiburan, photo booth, display produk ramah lingkungan, hingga eco-fashion show yang mengangkat kreativitas, sekaligus kesadaran akan pentingnya gaya hidup berkelanjutan.

Sebagai bentuk nyata kampanye, KAI juga membagikan eco-enzyme, totebag ramah lingkungan, dan benih tanaman hias kepada pelanggan. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk melanjutkan aksi peduli lingkungan hingga ke rumah masing-masing.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar simbol, melainkan bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan.

“Kampanye ini merupakan wujud nyata komitmen KAI terhadap keberlanjutan. Kami ingin pelanggan ikut serta menciptakan ruang hijau baru yang bermanfaat bagi generasi mendatang. Dengan langkah kecil yang dilakukan bersama, kita bisa menghadirkan dampak besar,” ujar Anne.

Ke depan, kegiatan kampanye serupa juga akan digelar di beberapa stasiun besar lainnya, seperti Yogyakarta, Surabaya Gubeng, Lahat, Pasarsenen, dan Cisauk. Hal ini agar semakin banyak masyarakat yang terinspirasi untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan.

Melalui rangkaian program ini, KAI menegaskan bahwa perjalanan kereta api bukan hanya sarana mobilitas, melainkan juga bagian dari gerakan kolektif menjaga bumi tetap hijau dan lestari untuk generasi mendatang.

baca juga: Impack Konsisten Kembangkan Produk Ramah Lingkungan

Aksi Nyata Terhadap Lingkungan

Kepedulian terhadap lingkungan ini sejatinya sudah dijalankan KAI yang antara lain memanfaatkan energi surya. Anne menyampaikan, hingga 21 Agustus 2025, KAI telah memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di 66 lokasi mencakup stasiun, kantor, balai yasa, dan griya karya dengan kapasitas terpasang mencapai 1.189 kWp. Pemanfaatan energi bersih ini berhasil menghemat biaya listrik hingga Rp2,5 miliar per tahun, sekaligus mengurangi emisi karbon sekitar 1.400 ton CO₂ per tahun.

Tidak hanya itu, KAI juga sudan menjaga kelestarian lingkungan melalui program penghijauan. Sejak 2021 hingga 2025, KAI bersama KAI Group telah menanam 106.757 pohon, di berbagai lokasi. “Sebanyak 42.092 pohon ditanam di stasiun dan kantor KAI, 59.927 pohon untuk masyarakat eksternal, dan 4.738 pohon di lingkungan KAI Group. Khusus pada periode Januari–Juni 2025 saja, KAI Group telah menanam 5.738 pohon di berbagai area,” ungkap Anne.

lingkunganJenis pohon yang ditanam pun bervariasi, mulai dari pohon buah, petai, sengon, hingga mangrove. Pohon buah ditanam agar hasilnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, sehingga tidak hanya memberi manfaat ekologis, tetapi juga sosial dan ekonomi. Sementara itu, mangrove dipilih untuk mendukung pengendalian abrasi dan melestarikan ekosistem pesisir.

“KAI secara khusus memilih lokasi yang membutuhkan penghijauan, seperti daerah rawan banjir, kawasan perbukitan yang mulai kering, hingga area pesisir. Dengan demikian, manfaatnya dapat langsung dirasakan baik untuk ekosistem maupun bagi masyarakat,” tambah Anne.

Kontribusi ini juga signifikan dalam pengurangan emisi karbon. Berdasarkan perhitungan, setiap pohon mampu menyerap sekitar 22 kilogram CO2 per tahun. Dengan jumlah pohon yang telah ditanam tersebut, KAI diperkirakan telah membantu menyerap sekitar 2,35 juta kilogram CO2. Angka ini terdiri atas 926.024 kilogram CO2 dari pohon di stasiun dan kantor, 1,32 juta kilogram CO2 dari pohon untuk masyarakat eksternal, serta 104.236 kilogram CO2 dari pohon di lingkungan KAI Group.

“Pencapaian ini menunjukkan dedikasi KAI dalam menjaga bumi melalui aksi nyata. Setiap pohon yang ditanam tidak hanya memperbaiki kualitas lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kolektif dalam mengurangi dampak perubahan iklim,” tutup Anne.

Itu semua sebagai bagian dari visi KAI untuk menghadirkan transportasi berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *