
Lini bisnis properti Astra (Astra Property) melalui PT Saka Industrial Arjaya (SIA), telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham bersyarat (Perjanjian Bersyarat) sehubungan dengan rencana akuisisi saham mayoritas PT Mega Manunggal Property Tbk (MMP), perusahaan pengembang properti industri dan logistik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Dalam situs web-nya, MMP menyebut diri sebagai perusahaan publik pertama dan terbesar di Indonesia yang menyediakan layanan pengelolaan dan penyewaan properti logistik modern.
Berdasarkan Perjanjian Bersyarat tersebut, SIA akan mengakuisisi sekitar 83,67% saham MMP dari PT Suwarna Arta Mandiri, pemegang saham mayoritas MMP dan beberapa pemegang saham minoritas MMP lainnya, dengan tunduk pada pemenuhan sejumlah persyaratan pendahuluan. Apabila transaksi berdasarkan Perjanjian Bersyarat selesai, SIA akan menjadi pengendali baru MMP dan sesuai dengan peraturan pasar modal, SIA akan melakukan Penawaran Tender Wajib.
Setelah selesai, akuisisi ini akan menjadi sebuah langkah strategis bagi Astra Property untuk terus mengembangkan bisnisnya di pasar properti industri yang berkembang pesat di Indonesia, dan di sektor infrastruktur industri dan logistik sebagai sumber pertumbuhan baru bagi Grup Astra.
Potensi Investasi Properti Industri
Mengacu pada hasil riset konsultan properti, yakni Knight Frank, JLL, Cushman & Wakefield, yang dituangkan pada MMP Report, bahwa sektor properti industri Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang pesat sekitar 9% per tahun dalam beberapa tahun terakhir. Angka ini bahkan jauh melampaui pertumbuhan PDB nasional. Didorong oleh permintaan yang kuat dari sektor logistik, e-commerce, FMCG (fast moving consumer goods), dan manufaktur, kebutuhan pergudangan diproyeksikan tumbuh sebesar 8–10% per tahun hingga tahun 2030, memberikan potensi investasi jangka panjang yang menarik.
“Aset pergudangan MMP yang berlokasi strategis, melengkapi portofolio properti industri kami yang sudah ada dan sejalan dengan visi kami, yaitu untuk menjadi pengelola properti yang terdiversifikasi. Dengan tim yang berpengalaman memiliki rekam jejak yang terbukti dan basis penyewa yang memadai termasuk perusahaan lokal dan multinasional terkemuka, MMP menyediakan Astra Property platform pertumbuhan yang kuat, serta keahlian manajemen dan pengembangan gudang,” ujar Presiden Direktur Astra Property Wibowo Muljono.
baca juga: Tahun Ini, Astra Property Fokus Pada 3 Pilar Utama
Grup MMP saat ini mengoperasikan 13 gudang di pusat industri dan infrastruktur utama di Jabodetabek dan Surabaya, dengan luas area bersih yang dapat disewakan sekitar 546.000 m2. MMP mengkhususkan diri dalam mengembangkan gudang dengan ukuran mulai dari 10.000 hingga 100.000 m2. Selain itu, grup MMP memiliki sekitar 45 ha lahan di Jabodetabek dan Surabaya untuk perluasan di masa mendatang. Oleh karena itu, MMP akan menghasilkan recurring income dan menjadi basis aset yang memungkinkannya untuk melakukan capital recycling dan pengelolaan dana dari modal pihak ketiga di masa mendatang.

Saat ini, Astra Property, melalui perusahaan patungan dengan ESR, investor dan pengelola real estate terkemuka di Asia, memiliki dua gudang, yakni Cikarang Logistics Park 1 dan 2 yang berlokasi di GIIC dan KITIC. Properti ini mencakup total luas lahan sebesar 17,3 ha, menawarkan 108.000 m2 area yang dapat disewakan, dan saat ini keseluruhannya telah tersewa.
Astra Property tetap berkomitmen untuk terus berinovasi, menghadirkan solusi industri dan logistik terbaik bagi mitra bisnis, serta memberikan layanan terbaik kepada pelanggan di seluruh Indonesia. Ekspansi ini nantinya tidak hanya dapat meningkatkan pertumbuhan bisnis Astra Property, tetapi juga merupakan kontribusi nyata dalam meningkatkan efisiensi logistik nasional, yang merupakan pendorong penting dalam percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia.












