
Sebuah hunian baru siap meramaikan area Tangerang, tepatnya daerah Pasar Kemis. Berlabel El Nino Living, perumahan baru ini dibangun di lahan seluas empat hektar, dan dirancang dengan konsep modern living. Setiap rumah akan dilengkapi dengan smart home system, sesuai dengan gaya hidup warga urban modern yang menyukai serba praktis dan efisien.
Berupa rumah dua lantai, fasadenya mengambil gaya modern kontemporer, dengan menampilkan tekstur kayu dan atap pelana sederhana, yang beride dari gaya Skandinavia. El Nino Living menawarkan tiga tipe, yang semuanya memiliki luas lahan 72 m2 (6×12 meter) dan merangkum tiga kamar tidur dan tiga kamar mandi (kecuali tipe terkecil, yang hanya dua). Tipe-tipenya, yakni Cyclone, luas bangunan (LB) 60 m2, Bora LB 70 m2 dan Atlantic LB 84 m2.
Denahnya dibuat kompak, di mana living room dibuat menyatu dengan ruang makan dan dapur. Masih terdapat ruang terbuka di sisi belakang, berukuran 6-20 m2 yang bisa dikembangkan untuk perluasan dapur dan area servis. Setiap tipe menempatkan satu kamar tidur di lantai bawah, dan pada tipe Cyclone, kamar mandi di lantai atas mempunyai dua pintu yang salah satunya bisa diakses dari kamar tidur utama. Sementara dua tipe lainnya, dua kamar tidur di lantai atasnya mempunyai kamar mandi di dalam (en suite).
Dirancang sesuai dengan prinsip rumah sehat, setiap ruang memiliki bukaan ke arah luar. Kamar tidur utamanya yang ditempatkan di sisi depan, memiliki balkon. Fasilitasnya sebuah club house yang dilengkapi dengan mini pool dan taman bermain, serta main gate dengan keamanan 24 jam. Semua jaringan dipendam di dalam tanah, sehingga lingkungan akan tampak rapi dan tertata.
Marketing and Sales Director MJ Group, Edho Virdiyan, mengungkapkan, rumah-rumah ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp 700-an juta dan bisa didapat dengan cicilan mulai dari Rp 4 juta per bulan.
Aksesibilitas El Nino
El Nino Living adalah proyek perdana MJ Group yang berbasis bisnis kontraktor dengan pengalaman di sejumlah proyek perumahan besar di banyak kota besar. Dengan pengalaman tersebut, MJ Group menjanjikan pengembangan El Nino menggunakan material yang berkualitas dengan pengerjaan yang rapi.
Menurut Edho, dipilihnya daerah Pasar Kemis,, karena daerah ini berpotensi untuk berkembang. Berada di tepi jalan Raya Pasar Kemis – Rajeg, Kabupaten Tangerang diinfokan jalan ini akan dilebarkan hingga ROW 32 meter. Rencana pelebaran jalan ini mengantisipasi tambahan arus lalu lintas dari keberadaan pintu tol Cikupa, yang saat ini menjadi akses utama dari arah Jakarta, serta pintu tol baru (Rajeg) dari pengembangan jalan tol Semanan–Balaraja, yang juga akan tersambung dengan jaringan tol barat dan selatan lainnya. Jalan tol baru ini membuat daerah Tangerang akan makin mudah terhubung dengan Jakarta sisi utara, bahkan Bekasi. “Lokasi El Nino bisa dibilang di antara oleh dua pintu tol tersebut,” tutur Edho.
baca juga: Permudah Diakses Warga BSD City, Kini Layanan bTaskee Ada di Aplikasi OneSmile
Selain jalan tol, pencapaian dari/ke perumahan ini juga akan dimudahkan, dengan jalur MRT rute Cikarang – Balaraja. Salah satu stasiunnya disebut-sebut di dekat pintu tol Cikupa/Suvarna Sutera. Lokasi Suvarna Sutera–berkisar 7,5 km–membuat penghuni El Nino bisa memanfaatkan beberapa fasilitas publik yang ada di township tersebut, seperti sekolah dan pasar.












