
Perkembangan teknologi rumah pintar semakin mendorong hadirnya perangkat yang tidak hanya mampu menjalankan pekerjaan secara otomatis, tetapi juga menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan. Tren tersebut turut terlihat pada kategori robot vacuum, yang kini berkembang menjadi bagian dari ekosistem robotika untuk berbagai kebutuhan rumah.
Roborock menjadi salah satu merek yang memperluas pengembangan teknologi tersebut. Berdasarkan publikasi IDC Worldwide Quarterly Smart Vacuum Robotics Tracker, 2026Q2, Roborock tercatat sebagai merek robotic vacuum nomor satu secara global pada Semester I-2026 berdasarkan jumlah unit yang dikirim dan nilai penjualan.
IDC juga mencatat Roborock sebagai jenama dengan akumulasi nilai penjualan tertinggi secara global sepanjang Triwulan I-2024 hingga Triwulan II-2026.
Perkembangan tersebut terjadi di tengah pertumbuhan pasar robotic vacuum dunia. Pada Triwulan II-2026, IDC mencatat sebanyak 7,885 juta unit robotic vacuum dikirim secara global. Kondisi ini menunjukkan bahwa persaingan di kategori tersebut tidak lagi hanya berkaitan dengan kemampuan dasar membersihkan lantai, tetapi mulai mengarah pada teknologi navigasi, kecerdasan perangkat, performa pembersihan, hingga pengalaman penggunaan.
Ekosistem Robotika Rumah
Melihat perkembangan kebutuhan konsumen, Roborock mulai memperluas teknologi robotiknya ke berbagai aktivitas di dalam maupun luar rumah. Di ajang IFA 2026, perusahaan memperkenalkan sejumlah produk baru yang menggabungkan teknologi persepsi berbasis AI, navigasi cerdas, sistem pembersihan, serta kemampuan mobilitas robot.
Untuk kebutuhan dalam ruangan, Roborock memperkenalkan Saros 20 Flow dan Qrevo Edge 3 Pro pada kategori robot vacuum. Perusahaan juga menghadirkan F25 Ultra Steam Gen 2 dan F25 Pro Turbo Combo sebagai bagian dari portofolio perangkat pembersihan rumah.
Sementara itu, pengembangan robotika tidak berhenti pada area interior. Roborock memperkenalkan RockNeo Q2 LiDAR, mesin pemotong rumput robotik, serta RockAqua P1, robot pembersih kolam renang. Kehadiran produk tersebut memperlihatkan arah pengembangan teknologi Roborock yang mulai mencakup lebih banyak pekerjaan rutin di lingkungan rumah.

Presiden Roborock, Quan Gang, mengatakan pengembangan teknologi robot ditujukan untuk memberikan fleksibilitas kepada konsumen dengan mengotomatisasi pekerjaan sehari-hari. Menurutnya, robot yang semakin cerdas dapat membantu mengambil alih pekerjaan rumah yang membutuhkan waktu sehingga pengguna dapat mengalokasikan waktu untuk aktivitas lain.
Pengembangan berbagai perangkat tersebut turut didukung investasi perusahaan dalam penelitian dan pengembangan (R&D). Pada Semester I-2026, Roborock mencatat pendapatan sebesar RMB 10,084 miliar atau meningkat 27,6% secara tahunan. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham mencapai RMB 986 juta, naik 45,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada periode yang sama, investasi R&D Roborock mencapai RMB 720 juta atau sekitar 7,14% dari total pendapatan. Investasi tersebut diarahkan untuk mengembangkan teknologi navigasi cerdas, persepsi lingkungan berbasis AI, sistem pembersihan, serta mobilitas robot.
Perluasan portofolio ini sejalan dengan perubahan teknologi robot vacuum dari perangkat yang dirancang untuk 1 fungsi menjadi bagian dari solusi robotika yang dapat digunakan untuk berbagai pekerjaan. Dengan memanfaatkan teknologi intelligent robotics, perangkat rumah tangga tidak hanya ditujukan untuk mengurangi aktivitas membersihkan lantai, tetapi juga membantu menangani pekerjaan rutin lainnya di lingkungan rumah.
Bagi perkembangan tekonologi smart home, tren tersebut menunjukkan bahwa otomatisasi mulai bergerak menuju perangkat yang dapat menjalankan lebih banyak tugas secara mandiri. Robot vacuum menjadi salah satu pintu masuk, sementara teknologi navigasi, sensor, AI, dan mobilitas membuka peluang bagi pengembangan perangkat robotik untuk kebutuhan rumah yang semakin beragam.











