
ARCH:ID 2026 yang sudah dibuka secara resmi pada 23 April 2026 digelar dengan pendekatan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, acara ini tidak lagi sekadar pameran yang diisi deretan booth. Ajang arsitektur dan desain tahunan ini menghadirkan pengalaman ruang yang lebih hidup, interaktif, dan berfokus pada manusia sebagai penggunanya.
“Melalui tema ‘Skema Sintesa: Arsitektur Keterlibatan’, kami ingin menempatkan ruang sebagai medium dialog dan kolaborasi. Karena itu, kami menghadirkan konsep kurasi ‘Tetenger’ yang mengubah lansekap pameran menjadi zona-zona tematik yang saling terhubung,” ujar Ar. Afwina Kamal, IAI, selaku kurator ARCH:ID 2026.
Afwina menjelaskan, setiap area dirancang dengan karakter dan fungsi yang berbeda, mulai dari Tetenger Riung sebagai ruang berkumpul, Tetenger Rembuk untuk diskusi, hingga Tetenger Teduh sebagai ruang refleksi. “Pendekatan ini kami harapkan dapat menghadirkan pengalaman ruang yang tidak hanya visual, tetapi juga emosional bagi pengunjung,” tambahnya.
“Pencahayaan dalam pameran ini sengaja dibuat lebih redup dan terkurasi. Ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai strategi untuk memberikan ruang bagi setiap material dan karya agar bisa ‘berbicara’ dengan caranya sendiri,” ungkap Ar. Trianzani Sulshi, IAI, kurator ARCH:ID 2026.
Sementara itu, Ar. Dhanie Syawalia, IAI kurator ARCH:ID 2026 lainnya, menjelaskan bahwa pendekatan tersebut diperkuat dengan dukungan lighting specialist, sehingga tiap area publik memiliki identitas yang khas tanpa saling mendominasi. “Alih-alih bersaing, setiap brand justru kami beri ruang untuk menonjolkan karakter masing-masing dengan tetap sensitif terhadap lingkungan sekitarnya,” katanya.
Dhanie menambahkan, pendekatan ini juga terlihat dari penggunaan material yang dibiarkan tampil apa adanya. “Elemen seperti anyaman dan berbagai tekstur material menjadi lebih menonjol karena tidak ‘tertutup’ oleh pencahayaan yang terlalu terang,” tutup Dhanie.
baca juga: Sejumlah Tetenger Akan Dihadirkan di Pameran Arsitektur dan Desain ARCH:ID 2026

Pengalaman Kolaboratif
Lebih dari 60 arsitek lintas generasi turut terlibat dalam merancang area pameran seluas lebih dari 8.000 meter persegi, menjadikan ARCH:ID sebagai ruang eksplorasi desain yang kolaboratif sekaligus reflektif.
Tak hanya menghadirkan inspirasi visual, ARCH:ID juga menjadi ruang untuk merasakan bagaimana arsitektur dapat membentuk pengalaman, interaksi, dan koneksi antar manusia.
Akan berlangsung hingga tanggal 26 April 2026, ARCH:ID terbuka untuk pengunjung umum.












